Oleh: ernesfalikres | Oktober 18, 2008

Saumlaki Online IT (SOIT)

Information Communication, and Technology (ICT) jika dindonesiakan adalah sebutan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) secara parsial penerapan dalam penggunaan masih simpang siur disisi lain masalah operasional penggunaan elektronik masih berada dibawah Kementrian Informasi dan Komunikasi sedangkan dalam tahapan penggunaan gelombang frekuensi masih berada di bawah pengawasan Departemen Perhubungan Bidang Telekomonukasi. TENTUNYA Pengembangan ICT berfokus pada Telematik sehingga terjadi pengembangan content-content bagi pelayanan masyarakat masih berdiri sendiri, seperti:

Sektor Pendidikan dengan Penguatan Database untuk mengatasi permasalahan APK (Angka Partisipasi Kotor), dan Perluasan Akses, serta lemahnya tata kelola pendidikan di kabupaten/kota sehingga Pengembangan ICT sangat bermanfaat sebagai langkah awal adalah Pembangunan ICT dengan Penyaluran Sarana Infrastruktur Konektiftas di sejumlah Kabupaten/Kota secara Nasional.

Sektor Kebudayaan dan Pariwisata dengan Penguatan Sistem Informasi Data base Potensi dan Promosi Daerah Kunjungan Parwisata yang go-Public yang dilaksanakan oleh Kementerian Lembaga Kebudayaan dan Pariwisata.

Sektor Pembangunan Nasional dan Daerah memberikan gambaran pelaksanaan dengan diterapkan e-Government bagi pendukung pembangunan daerah melalui informasi dan komunikasi dengan penggunaan teknologi dibidang Pemerintahaan sampai ke Desa, seperti Bantuan USO (Universal Service Obligation) yang dilaksanakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional yang diarahkan Pembangunan ICT secara nasional sampai ke pelosok desa, Pilot Project dengan dasar:

“Growth of Information Technology (IT) can improve performance and enable various Activities can be executed swiftly, precisely and accurate, so that finally will improve productivity.

“Growth of Information Technology show the popping out of various activity type being based on this technology, like e-government, e-commerce, e-education, a-medicine, e-laboratory, and other, which is all the things have electronic based.”

Perkembangan Teknologi Informasi dapat meningkatkan kinerja dan memungkinkan berbagai kegiatan dapat dilaksanakan dengan cepat, tepat dan akurasi, sehingga akhirnya akan meningkatkan produktifitas. Perkembangan Teknologi dan Infrormasi memperlihatkan bermunculnya berbagai jenis kegiatan yang berbasis pada teknologi ini, seperti e-government, e-commerce, e-education, e-laboratory, dan lainnya, yang kesemuanya itu berbasiskan elektronika dimana pemanfaatannya di dunia telah semakin luas.

Hal ini dapat dilihat dari penggunaan ICT yang tidak terbatas pada bidang perdagangan saja, melainkan juga dalam bidang-bidang lain, seperti bidang pendidikan, bidang pertahanan dan keamanan negara, sosial dan sebagainya. ICT ini dipergunakan karena memiliki berbagai kelebihan yang menguntungkan dibandingkan cara-cara tradisional atau konvensional.

Dengan kelebihan-kelebihan seperti yang telah dijelaskan dengan ilustrasi diatas, maka dapat dikatakan bahwa dengan mempergunakan ICT maka efisiensi dalam gerak kehidupan manusia dalam berinteraksi dengan sesamanya dapat terwujud. Efisiensi ini sendiri berpengaruh terhadap kualitas dan kuantitas dari interaksi yang terjadi, karena dengan mempergunakan ICT dalam interaksi yang terjadi maka dengan mempertimbangkan keuntungan-keuntungan yang didapat dari penerapan ICT ini dapat semakin meningkatkan kuantitas dan kualitas dari interaksi tersebut. Oleh sebab itu ICT banyak diterapkan dalam berbagai bidang kehidupan manusia, dan dengan keuntungan-keuntungan yang ditawarkan oleh teknologi ini maka mulai diterapkan dalam praktek pemerintahan dalam Otonomisasi.

Menurut Encyclopedia of Social Science yang dimaksud dengan otonomi adalah “the legal self sufficiency of social body and its actual independence”. Definisi ini menggambarkan otonomi sebagai hak yang legal dari lembaga sosial untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri (untuk mencapai self sufficiency) tanpa adanya campur tangan dan intervensi pihak lain. lnilah yang dimaksud dengan ketidaktergantungan yang hakiki (actual independence). Dalam kaitannya dengan sistem pemerintahan, otonomi berarti a self-government. Walaupun otonomi memiliki sifat self-government dan actual independence, dalam konteks pemerintahan negara Republik Inconesia, otonomi tetap berada pada batas yang tidak melampaui wewenang pemerintah pusat yang menyerahkan urusan kepada daerah. Hal ini berlaku juga bagi daerah-daerah yang diberi otonomi khusus. (Sambutan Menteri Pendidikan dalam acara Pembukaan Jardiknas di Bali secara Online April, 2007)

Otonomi Daerah (OTDA) dimaksudkan untuk memenuhi kepentingan bangsa secara keseluruhan, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penggalakan prakarsa dan peran aktif masyarakat serta pendayagunaan potensi daerah secara optimal, serasi, dinamis dan bertanggung jawab dalam kerangka persatuan dan kesatuaan bangsa yang utuh. Dengan demikian, fokus otonomi adalah pembangunan dalam arti luas, termasuk di dalamnya pembangunan infrastruktur ICT. Sehingga, adalah menjadi kewajiban daerah pula untuk mengupayakan kelancaran pembangunan infrastruktur ICT sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat secara efektif dan efisien dan peningkatan sumber daya manusia di Kabupaten Maluku Tenggara Barat menuju Good E-Government.

Berdasarkan hasil survey bersama antara Tim Teknis dan Operator ICT Jardiknas Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara Barat dengan 23 Dinas dan Badan yang ada dibawah Pemerintah Periode 2007 – 2012 Kota Saumlaki, menunjukkan bahwa Sistem Informasi Manajemen dari hampir semua Dinas yang ada di Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara Barat masih belum optimal, mulai dari tingkat pengumpulan, pengolahan sampai dengan analisis data dan informasi. Terlebih lagi ketersediaan data yang akurat, aktual dan lengkap sangat memprihatinkan. Terlebih lagi, di era otonomi daerah tidak memiliki data yang lengkap dan akurat sebagai flow of information dari semua kegiatan menuju e-Government yang tersendat. Di samping itu, sumber daya manusia di bidang pendataan, penyusunan rencana dan evaluasi masih merupakan kendala, salah satu penyebabnya adalah prasarana dan sarana serta teknologi untuk mendukung pendataan, perencanaan, dan evaluasi program belum memenuhi standar. Untuk itu diperlukan upaya-upaya yang dapat menutup kesenjangan ini dalam waktu yang relatif singkat melalui Pembangunan dan manajemen Infrasturktur ICT yang baik dalam rangka menuju Saumlaki Online Ingrated IT (SoIT). (Hasil survey Tim Jardiknas ICT Saumlaki dan ICT Center SMK, 2006).

KONSEP PEMBANGUNAN

Pembangunan Infrastruktur ICT sebagai Pusat Data dan Informasi merupakan suatu proses kegiatan yang mencakup berbagai aspek dengan segala dimensinya. Berbagai aspek dalam pembangunan ICT ini, disatu

Konsep Dasar

Konsep Dasar

sisi akan membuka peluang bagi Pemerintah Daerah dalam mengevaluasi kinerja dilintas SKPD Dinas/Badan yang terintegrasi, terpusat, tetapi pada sisi yang lain sangat rentan memiliki kelemahan karena faktor terhadap bermacam konflik kewenangan dan benturan kepentingan, pemahaman, dan Gagap Teknologi apalagi sektor pengembangan Informasi Komunikasi dan teknologi sangat terkait dengan sektor-sektor lainnya yang merupakan Skala Prioritas bagi Pembangunan Fisik (Priority Scale ) seperti, e-Education, e-Goverment, e-Commerce, e-Medicine, e-labarotory, dan lain sesuai denagan fungsi dan kegunaan perangkat elektronik.

Hal ini tentu memerlukan seperangkat kebijakan pembangunan ICT 2007 – 2012 terpadu yang dipersiapkan dengan mengacu pada prinsip-prinsip Dasar Pembangunan Nasional dan Daerah yang berkelanjutan, menjamin pemanfaataan teknologi yang tepat dan terselenggaranya koordinasi antar sektor dan tercapainya kesejahteraan rakyat secara nyata lewat Media media Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK).    Penulisan ini bertujuan dan Sasaran antara lain:

1.      untuk membantu para perencana pembangunan infrastruktur ICT Kabupaten Maluku Tenggara Barat yang komprehensif dan terpadu sesuai dengan kondisi dan kebutuhan dinas masing-masing untuk dapat diintegrasikan dalam sebuah system yang terpadu

2.      Untuk memperoleh informasi  mengenai cara-cara yang ditempuh oleh Pemerintah Daerah di dua lokasi penelitian untuk mengembangkan keswadayaan Pemerintah Daerah dalam mendayagunakan peluang bagi keuntungan kesejahteraan masyarkat dengan merubah pola pikir lewat Media Pelayanan IT.

3.      Kegiatan penelitian ini dilaksanakan dengan Sasaran Infrastruktur Dinas/Badan dalam lingkup Pemerintah Daerah menyangkut Pengembangan IT, dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maluku Tenggara Barat yang merupakan Pengembangan ICT Daerah.

Dari hasil penulisan ini diperoleh kesimpulan bahwa Pemanfaatan masyarakat dalam mendayagunakan ilmu, pengetahuan dan teknologi di lokasi penelitian relatif berkembang 65% (Dunia Pendidikan) dan memiliki Komputer Standart 85% dan aspek lokalitas Sumber daya Manusia (Human Resource) 66,5% yang ada seperti: Program-program Penguatan Manajemen Keuangan dan Administrasi yang ada relatif masih dibawah Standart 35% dan sangat perlu mendapat dukungan penuh dari Daerah , dikaitkan dengan dampak bagi stakeholder diwilayah Kabupaten Maluku Tenggara Barat, (Dunia Aparatur Pemerintahan) yang bertitik tolak dari permasalahan konkrit belum dirasakan oleh Aparatur Pemerintahaan dalam serangkaian proses perencanaan kegiatan media Teknologi, Informasi dan Komunikasi, yang berkelanjutan (Sustainable).

Secara umum sampel yang digambarkan oleh penulis berada pada kisaran cukup sampai kurang.   Kesan yang kurang baik terutama pada pelayanan dan pemanfaatan infrastruktur informasi dan komunikasi.    Hal ini dapat disebabkan karena :

1. kurangnya pemahaman terhadap perkembangan ICT dalam Pemanfaatan sarana dan prasarana yang ditemui dilapangan;

2. Kurang adanya skala prioritas yang dipersiapkan dalam program dan kegiatan yang akan dilaksanakan;

3. Kurang informasi terhadap gambaran Pengembangan ICT.

Karena dimensi pengembangan ICT yang sangat luas dipengaruhi oleh berbagai hal, maka perlu Tahap I dilakukan dengan Pengadaan Inventarisasi Sarana dan Prasarana Pendukung Infrastruktur yang sudah dimiliki, dan belum dimiliki, sebagai upaya dalam menunjang Strategi Kebijakan dan Konsep Dasar Perencanaan Pembangunan ICT ke depan.

KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

Kesimpulan

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa membangun Kabupaten Maluku Tenggara Barat mengarah ke Good Government harus dengan ICT, sehingga dibutuhkan sebuah konsep yang matang untuk membangun dan atau mengatur infrastruktur information and communication technology (ICT) menuju Saumlaki Online IT (SoIT) dengan berbagai aset yang dimiliki :

§        Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi di Saumlaki masih sangat pesat, sesuai dengan laju pertumbuhan penduduk, social dan ekonomi. Sehingga diharapkan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara Barat mengatur system pemerintahan dengan memanfaatkan Saarana ICT sebagai prasarana dan sarana utama dalam pengembangan kedepan  untuk mendapatkan data dan informasi yang integral, lengkap serta akurat.

§        Beberapa Dinas masih dalam persiapan melakukan perubahan paradigma dari system yang konvensional ke system pemerintahan modern untuk meningkatkan kecepatan layanan & mudah, sehingga dapat memberikan pelayanan informasi terpadu.

§        Kecenderungan dan analisa SWOT kedepan  yang dijelaskan perkembangan ICT di Kabupaten Maluku Tenggara Barat menjadi jauh lebih besar dibandingkan kabupaten/kota lain akan menambah tingkat pertumbuhan wilayah yang jauh lebih cepat, sehingga sangat dibutuhkan pelayanan yang cepat pula.

§        Pembangunan infrastruktur jaringan telekomunikasi sangat dipengaruhi oleh banyak factor, seperti social, ekonomi, phisik infrastruktur yang sudah ada di Saumlaki, sehingga membutuhkan survey dan kajian yang rumit dari masing-masing dinas yang ada dibawah naungan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara Barat yang dikoordinasi oleh Dinas Infokom Saumlaki.

§        Dengan ICT dapat menciptakan budaya transparan dan akuntabel serta merupakan media promosi yang handal.

Rekomendasi

–         Perlunya pengkajian dan pembentukan Lembaga Tim Teknis ICT Center Pemda dalam Bagian yang akan dibentuk, atas semua aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan pemanfaatan dan Pengelolaan ICT, yang telah dikembangkan oleh Dinas Pendidikan, Dinas Infokom.

–         Perlunya penyusunan suatu strategi praktis untuk memfokuskan pengembangan Local Area Network (LAN) infrastruktur jaringan ICT di masing-masing Dinas agar terintegrasi, sehingga mudah untuk dikembangkan ke tingkat Wide Area Network (WAN)

–         Melakukan tahapan awal koordinasi dan kerjasama dengan instansi terkait untuk membahas data-data yang diperlukan oleh masing-masing instansi beserta format laporan yang akan dipergunakan, untuk membangun sistem data yang dapat digunakan secara sinergi dan terintegrasi.

–         Kebutuhan Hardware, Software dan Brainware yang perkembangannya sangat pesat hendaknya mendapat perhatian khusus oleh Pemerintah Daerah, sehingga perlu adanya pertemuan bersama antar lintas dinas yang di koordinasi oleh Bagian yang telah dibentuk, untuk menghindari in-efisiensi.

–         Dibutuhkan dukungan manajemen keuangan (Dana) yang handal untuk mengelola dan mengatasi segala permasalahan yang ada di Kota Saumlaki, khususnya di bidang Telekomunikasi, yaitu Pengadaan Peralatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk menghindari benturan antara berbagai kepentingan yang ada.

–         Perlunya menyusun strategi yang memfokuskan pengembangan infrastruktur jaringan ICT selain di kota Saumlaki, agar dapat terintegrasi dengan beberapa kecamatan lain. Sehingga data dan konten lain dari sistem yang akan dibuat dapat memenuhi kebutuhan pemerintah daerah, secara regional dan nasional.

–         Dengan mergernya Dinas Infokom  ke salah satu Bidang dalam Lingkup Dinas Perhubungan maka, perlu mengoptimalkan Bidang Postel selama ini tidak memiliki suatu Program dan Kegiatan yang khusus.

Penulis: Ernes Andityaman Falikres

Mohon Tanggapan/Komentar???


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: